perbaikan diri

  • Allah tidak akan merubah suatu kaum kecuali kaum tersebut merubahnya…(jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin)
latihan soal enterpreneur

Latihan Soal Pertemuan Ke-1
1.  Secara Harfiah kata wirausaha berasal dari kata Wira  
     artinya  berani sedangkan Usaha adalah...
     a.  Daya Usaha         d.  Pergerakan 
    b.  Daya upaya            e.  Daya Tampung 
     c.  Gerak langkah
2.Wirausaha merupakan ancaman, pesaing baru, bisa juga
  partner, pemasok, konsumen / orang yg bisa diajak kerjasama adalah pengertian wirausaha menurut ahli…..
    a. Bisnisman        d.  Phikology 
      b. Pemodal        e.  Sosiology
      c. Ekonomi
3.  wirausaha karena terpaksa dan desakan kebutuhan hidup, adalah pengertian jenis wirausaha
  a. Replecative entrepreneur      d. Effectivity entrepreneur
  b. Inovative entrepreneur      e. Motivation entrepreneur
  c. Necessity  entrepreneur
4. Yang bukan termasuk kelebihan wirausaha adalah
  a. Tujuan tercapai
  b. Memanfaatkan keuntungan
  c. Terbuka kesempatan menjadi bos
  d. Menghadapi resiko besar
  e. Membuka peluang kerja untuk masyarakat
5. Cash Flow Quadrant yang membagi alasan keamanan dan alasan kebebasan dikemukakan oleh:
  a. Zimmerer  d. Robert David
  b. Robert T. Kiyosaki              e. Scarborough
    c. Bygrave
Latihan Soal Pertemuan Ke-2
1.Perumpamaan entrepreneur yang tidak bisa melihat
      perubahan dan memanfaatkannya dengan baik adalah
    a. Mempunyai mata tapi tidak melihat
    b. Mempunyai kaki namun tidak mau berjalan
    c. Bagai katak dalam tempurung
    d. Menggarami air laut
    e. Sedia payung sebelum hujan
2. Kesatuan antara harapan, sikap, kebiasaan dan keputusan adalah pengertian dari
  a. Attitude     c. Personality  e. Impulsive
  b. Mindset       d. Habit
3. Etika berasal dari bahasa perancis, yaitu….
   a. Etiqette  d. Etiquet 
   b. Etiqute  e. Etuqutte
     c. Etiquette
4. Yang bukan termasuk etika wirausaha secara umum adalah
  a. Berpenampilan sopan 
  b. Berpakaian layak
  c. Berbicara santun 
  d. Bertindak preventif
  e. Bersikap sesuai norma
5. Yang bukan termasuk etika dan norma pengusaha adalah
  a. Taat hukum 
  b. Disiplin
  c.  Jujur 
  d. Bertanggung jawwab
  e.  Skeptif
Latihan Soal Pertemuan Ke-2
1.Berdasarkan penelitian di AS bahwa ciri wirausahawan sukses adalahPercaya Diridengan watak yang sesuai adalah :
         a. Suka pada tantangan 
  b. Mampu mengambil resiko 
  c. Berkepribadian mantap dan penuh optimis
  d. Tekun dan tabah
         e. Berjiwa sosial
2.Bygrave mengungkapkan 10 D sebagai karakteristik wirausahawan, salah satunya adalah Dedication yang artinya :
  a. Tidak sangat mengutamakan kekayaan 
  b. Bekerja tidak mengenal waktu 
  c. Bertanggung jawab terhdap nasib dan tujuan  yg hendak
      dicapai
  d. Punya visi dan mampu mewujudkan impian
         e. Bekerja sendiri
3.  Yang bukan Karakteristik wirausahan sukses menurut Zimmerer:
       a. Yakin diri 
  b. Bertanggung jawab 
  c. Berprestasi tinggi
  d. Peluang utk mencapai obsesi
        e. Dedication
4.Penghargaan Internasional yang diberikan kepada pengusaha yg mampu memberikan tanggung-jawab sosial.
  a. Special Award for corporate  social responsibility
  b. Special Award for coorporate spirit
  c. Service special award for corporate spirit
  d. Young Entrepreneur
       e.  Industri and Manufacturing Entrepreneur
5. Maksud dari “Ability to Communicate” pada langkah menuju wirausaha sukses adalah:
  a. Kemampuan berkomunikasi
  b. Yakin
  c. Penampilan baik
  d. Mau menambah ilmu
    e. Suka pada tantangan

Latihan Soal Pertemuan Ke-4
1.Yang bukan bidang usaha dalam sektor produksi, adalah….
  a. Kerajinan 
  b. Bidang makanan dan minuman
  c. Pertanian dan Agro bisnis
  d. Peternakan dan Hasil tambak
  e. Jasa konsultan
2.Contoh bidang usaha kelompok konsultatif, adalah….
  a. Kerajinan
  b. Bidang makanan dan Minuman
  c. Pertanian dan agro bisnis
  d. Bidang perdagangan
  e. Penerbitan
3. Biro jasa, biro teknik, perbengkelan dll, adalah contoh dari usaha….
  a. Bidang usaha kelompok analis
  b. Bidang usaha kelompok pelayanan
  c. Ide usaha dari imitasi
  d. Bidang usaha kelompok konsultatif
  e. Bidang usaha kelompok kreatif
4. Modal yg digunakan untuk jangka pendek dan beberapa kali dipakai dlm proses produksi, disebut….
  a. Modal investasi  d. Modal tenaga kerja
  b. Modak kerja  e. Modal produksi
  c. Modal pinjaman
5. Modal yang diperoleh dari pemilik perusahaan dengan cara mengeluarkan saham, disebut
  a. Modal sendiri
  b. Modal Investasi
  c. Modal kerja
  d. Modal pinjaman
  e. Modal produksi
  Latihan Soal Pertemuan Ke-5
1.    Yang termasuk analisis industri dalam business plan adalah:
  a. Segmen pasar yang dimasuki       d. Proses pabrikasi
  b. Produk yang dihasilkan              e. Sumber bahan baku
  c. Jasa pelayanan
2.  Yang termasuk rencana produksi dalam Business Plan adalah:
  a. Keadaan gedung dan perlengkapan
  b. Produk yang dihasilkan
  c. Ruang lingkup bisnis
  d. Analisis persaingan
  e. Segmen pasar yang dimasuki
3.     Yang bKonsumen dibagi-bagi menjadi kelompok yg berbeda berdasarkan gaya hidup, kepribadian atau nilai-nilai yg mereka anut, merupakan segmenatsi pasar:
  a. Phisografi     d. Demografi
  b. Individual  e. Geografi
  c. Behavioral
4.  Konsumen dikelompokan berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian atau tanggapan mereka terhadap produk tertentu
  a. Phisografi  d. Demografi
  b. Individual  e. Geografi
  c. Behavioral
5.Perusahaan beranggapan bahwa konsumen lebih
  menyukai produk dengan harga murah dan tersedia dimana-mana, merupakan konsep:
  a. Konsep produksi      d. Konsep marketing
  b. Konsep produk     e. Konsep marketing sosial
  c. Konsep penjualan
Latihan Soal Pertemuan Ke-6
1. Memberikan petunjuk-petunjuk pekerjaan secara langsung pada pekerjaan dan terutama digunakan untuk melatih para karyawan tentang cara-cara pelaksanaan pekerjaan sekarang,
  a. Job Instruction Training           d. Program learning
  b. Job Rotation           e. Simulation
  c.  Coaching
 
2.    Yang dimaksud dengan demosi adalah :
  a. Penurunan jenjang posisi   
  b. Pemberhentian atau PHK 
  c. Perputaran/pengalihan tugas
  d. Memperoleh promosi
  e. Mengganti manajemen
3.  Pelatihan dengan memberikan beberapa pertanyaan-pertanyaan dan para peserta pelatihan harus memberikan jawaban yang benar:
  a. Programmed Learning           d. Job Rotation
  b. Laboratory Training  e. Coaching
  c. Role Playing
4. Pengumpulan informasi dan pemberian    umpan balik
    yang berkenaan dengan perilaku, gaya komunikasi, dan
    keterampilan  karyawan  merupakan komponen
    penilaian, adalah:
a.  Pemberian kompensasi  d. Pengembangan SDM
b.Penilaian   e. Pengalaman kerja
c.Penempatan Kerja
 
5. Peningkatan jenjang jabatan yang disertai wewenang , tanggung jawab , dan kompensasi finansial yang lebih besar, adalah:
  a.  Demosi  d. Deposisi
  b.  Rotasi  e. Reposisi
  c.  Promosi
 
Bekerja untuk uang menjadikan seorang pekerja  tergantung pada uang dan merasa ketakutan kekurangan uang. Bekerja untuk uang membuat seseorang merasakan nikmatnya memiliki uang dan menjadikan dirinya seorang yang tamak. Pola pikir pekerja dan pekerja lepas yang bekerja untuk uang harus dirubah agar seorang pekerja dan pekerja lepas tidak menjadi budak uang dan dapat menjadi tuan uang. Uang seakan menjadi segalanya....hidup menjadi tidak tenang ketika uang yang dimiliki semakin sedikit...ditambah dengan prediksi kedepan yang semakin sulit dikarnakan perhitungan antara pengeluaran dan pemasukan tidak seimbang menjadikan diri semakin was-was menghadapi masa depan.



Seorang pekerja tidak mempunyai keamanan finansial

Seorang pekerja tidak akan mendapatkan keamanan finansial sebagaimana yang didambakannya. Penyebab utama seorang pekerja berada dalam keadaan seperti itu adalah karena motivasi bekerjanya semata-mata demi uang.
Seharusnya, seorang pekerja harus mempunyai niat agar bekerja untuk belajar bukan untuk mencari uang, karena setiap pekerja pasti akan menerima penghasilan. Bekerja tidak akan membuat pekerja banyak uang, karena uang yang diterima oleh pekerja sesuai dengan jasa yang diberikan oleh tempatnya bekerja. Diantara mereka bahkan banyak yang menerima penghasilan kurang dari yang semestinya dan sedikit sekali yang menerima penghasilan di atas ketentuan perusahaan.
Bekerja tidak membuat seseorang menjadi kaya, karena uang yang kita terima dalam bentuk gaji dan tunjangan-tunjangan sudah dipotong dulu oleh berbagai hal. Potongan yang pasti dialami oleh seorang pekerja adalah pajak penghasilan 15%. Potongan lainnya adalah potongan dana pensiun, potongan premi asuransi kesehatan, potongan iuran, potongan pinjaman, potongan karena mangkir kerja, dan entah potongan-potongan apa lagi.
Orang yang bekerja untuk uang akan terus menerus dihantui ketakutan, takut gajinya tidak cukup, takut gajinya berkurang, takut gajinya berhenti. Ketakutan semacam ini menyebabkan seseorang terikat dengan uang, takut tidak punya uang dan rela menjadi budak uang dan mau melakukan apa saja demi uang bahkan kalau perlu mendapatkannya dengan cara-cara yang batil. Orang yang mengaku tidak tertarik terhadap uang lebih buruk daripada orang yang terikat uang, karena dalam kenyataannya harus bekerja keras selama 8 jam sehari untuk mendapatkan uang

Pekerja lepas tidak mempunyai keamanan finansial

Seorang pekerja lepas juga tidak akan mendapatkan keamanan finansial, karena motivasinya dalam bekerja adalah demi uang. Menjadi profesional, penjaja barang, penjual jasa atau menjadi pekerja lepas lainnya memungkinkan kita dapat memperoleh penghasilan yang besar, namun ini pun tidak dapat menjamin keamanan finansial bagi dirinya.
Seorang pekerja lepas seringkali mendapatkan penghasilan yang besar, namun hal ini tidak membuat dia menjadi kaya, karena ketika mendapatkan atau membelajakannya, uang kita masih mendapat potongan-potongan dalam bentuk pajak penghasilan, pajak pembelian, bunga, denda dan sebagainya. Ketika mendapat kenaikan penghasilan, harga-harga barang pun sudah lebih dahulu merangkak naik dengan kenaikan yang melebihi tingkat kenaikan penghasilan tersebut
Penghasilan besar tidak membuat seorang pekerja lepas menjadi kaya, karena seiring dengan peningkatan penghasilannya akan semakin meningkat pula pengeluarannya. Seorang pekerja lepas yang semakin meningkat penghasilan akan menganggap wajar kalau ingin berbuat lebih baik, lebih nyaman, kalau perlu menggunakan utang untuk memenuhinya. Kalau sudah terterjebak utang, orang harus semakin bekerja keras, semakin terpacu mengejar uang karena merasakan nikmatnya mempunyai banyak uangn.
Orang yang merasakan nikmatnya banyak uang akan menjadi tamak dan menginginkan semakin banyak memiliki uang. Untuk mendapatkan uang lebih banyak seseorang rela melakukan apa pun, rela bekerja lebih keras, semakin keras bahkan dengan cara-cara yang semakin tidak mengindahkan nilai-nilai kebenaran.

Seorang pekerja dan pekerja lepas harus mengubah pola pikir


Kenyataan-kenyataan di atas mengharuskan kita untuk mengubah pola pikir yang dimiliki oleh kebanyakan para pekerja dan pekerja lepas. Kita jangan bekerja semata-mata untuk untuk mendapatkan uang sehingga menjadi terikat terhadap uang atau tamak akan uang, tetapi bekerjalah untuk belajar cara menguasai uang. Belajar cara menguasai uang akan membebaskan kita dari rasa takut dan tamak akan uang, tidak menjadi budak uang bahkan bisa menjadi tuan atas uang yang dimilikinya. Pola pikir seperti itu bukan saja membebaskan pekerja dan pekerja lepas dari ketakutan dan ketamakan akan uang, tetapi bisa mencapai keamanan finansial sebagaimana yang didambakan.
Banyak hal yang dapat dipelajari oleh seorang pekerja dan pekerja lepas dari sebuah perusahaan agar bisa menguasai uang dan menjadi tuan uang atau mewujudkan keamanan finansial. Bekerja adalah untuk belajar dengan mempelajari cara-cara yang dilakukan oleh perusahaan dan orang-orang sukses dalam menghasilkan pemasukan, mengatur pengeluaran, mengelola utang (liabilitas) dan membesarkan harta (aset) yang dimilikinya.
Pembelajaran tersebut bukan tidak mungkin akan mampu mengantarkan seorang pekerja dan pekerja lepas mendapatkan kebebasan finansial (financial freedom) dengan pendapatan yang berasal dari penghasilanpasif (passive income). Penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh secara terus menerus tanpa keharusan untuk bekerja mendapatkan uang, karena uang yang dimilikinya telah ”bekerja” menghasilkan uang untuk pemiliknya.